Thursday, May 1, 2014

Perenungan 1 - Rabu Abu

Semuanya Dari-Mu


Ya Allah, inilah saatnya kita memasuki masa itu,
     Engkau dan aku.
Memasuki lorong pekat untuk mengingat,
     Dalam suntukku kudamba asa selamat.
Aku merasakan kepastian bahwa ini yang kunanti,
     Itu jugakah yang pada hamba-Mu ini Tuhan cari?.
Dalam derap dan gegap penuh asap
Dari pagi hingga malam menguap
Kucari, kukumpul, satu … dua suap
Luap berkat, itu bukan dari keringat!
Aduh Gusti, mengapa aku jadi lupa mengingat?
Rabu Abu, tanda dukaku,
Ampun Tuhan, tunjukkan jalanku.
Ya Allah, ya Tuhanku,
Aku mulai ingat lagi masa laluku!

Aku mau, Tuhan,
Tarakku, mencelikkan mata pada karya penebusan
Doaku, membuka hati pada kawan
Dermaku, menjadi persembahan hidup untuk Tuhan.

Debu telah kembali ke tanah,
Ya Allah, aku pasrah.

(Yoel 2 :1 - 2, 12 - 17; Mazmur 51 : 1 - 17;
2 Korintus 5 : 20b - 6:10; Matius 6 : 1 - 6; 16 - 21)

No comments:

Post a Comment